Sabtu, 27 Juni 2020


5 Cara Tepat Merawat Warna Rambut Highlight

Mungkin Anda masih kurang percaya diri untuk mewarnai rambut secara keseluruhan, namun bosan dengan tampilan rambut berwarna hitam. Ada baiknya Anda mencoba memberi warna rambut dengan teknik highlight. Lagi pula perawatan rambut highlight cenderung lebih mudah dibandingkan Anda mengecat seluruh rambut. Agar warna rambut highlight Anda tetap maksimal, pastikan Anda tahu betul cara perawatannya.

Merawat Rambut Highlight

Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda terapkan untuk merawat rambut.

1. Memilih produk shampo khusus rambut diwarnai

Supaya rambut berwarna Anda tidak rusak, maka pastikan produk perawatan rambut yang tepat. Anda harus memilih jenis shampo yang memiliki formula khusus rambut berwarna sebagai perawatan ekstra.

Pasalnya, kesalahan memilih sampo bisa berdampak pada kerusakan rambut berwarna Anda yang menjadi lebih kering, kusam, bercabang, dan lain-lain. Jangan lupa untuk mengusapkan kondisioner setelah keramas agar bagian yang tidak highlight tampak sehat dan berkilau.

2. Menjaga kelembaban rambut

Cara merawat rambut yang di-highlight adalah menjaga tingkat kelembaban rambut. Rambut yang diwarnai akan kehilangan kelembaban sehingga Anda harus menjaga rambut tetap berkilau dengan rutin memakai masker. Anda bisa memakai masker rambut alami atau membeli produk masker rambut di pasaran seminggu sekali, ya!

Ada beberapa rekomendasi masker rambut dari bahan alami yang bisa Anda coba aplikasikan pada rambut berwarna. Anda bisa menggunakan bahan cuka, minyak zaitun, teh chamomile, pisang, madu, kopi, mayonnaise, dan wortel.

Bahan alami yang murah meriah namun efektif menjaga kilau rambut berwarna tetap sehat dan terawat. Ketahui cara pembuatan dan penggunaan agar hasil masker alami bisa membuat rambut berwarna Anda benar-benar optimal, ya!

3. Meminimalisir penggunaan alat elektronik untuk rambut

Anda suka menata rambut dengan hair dryer, catok atau pengeriting rambut elektronik? Sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan peralatan yang membuat kerusakan pada rambut yang diwarnai.

Temperatur panas bisa membuat rambut highlight Anda menjadi lebih kusam, rusak, rapuh, dan rentan patah. Selain itu, Anda harus menggunakan sisir yang bagus agar tidak memberikan tekanan kuat yang bisa merusak rambut berwarna.

4. Memangkas rambut

Langkah yang tepat dalam merawat rambut adalah memotong bagian-bagian yang cenderung bermasalah seperti bercabang atau mudah patah. Tidak harus langsung memotong sampai pendek, Anda yang suka rambut panjang bisa melakukan pemotongan rutin setidaknya kurun waktu 8-10 minggu.

5. Melindungi rambut

Warna rambut highlight Anda bakal mudah pudar atau rusak kalau tidak dilindungi secara optimal. Anda harus tahu bahwa musuh rambut highlight adalah kolam renang, air laut dan panas sinar matahari. Kalau Anda memang hendak pergi keluar atau bekerja di bawah paparan sinar matahari, pastikan untuk memakai tutup kepala.

Selain itu, Anda bisa mengoleskan kondisioner pada rambut yang sudah dibasahi air bersih lebih dulu sebelum masuk kolam renang. Mengikat rambut agak tinggi dengan model sanggul atau high bun bisa meminimalisir risiko kerusakan rambut lebih parah saat berenang atau bermain di bibir pantai. Anda tetap bisa tampil kece dengan aktivitas berenang tanpa khawatir rambut highlight menjadi lebih kusam dan bercabang.

Tips atau cara merawat rambut highlight di atas bisa Anda coba sendiri di rumah, ya! Mau tampil cantik dan menawan dengan rambut berwarna yang menarik, kenapa tidak? Pastikan Anda membeli produk sampo dan kondisioner yang bisa menjaga kilau warna rambut highlight tetap maksimal. Salah pilih produk bisa membuat kerusakan rambut berwarna lebih parah dibandingkan dengan rambut alami, lho! Yuk, tampil beda dengan pilihan warna yang anti mainstream tanpa takut rambut rusak!


Senin, 15 Juni 2020


4 Cara Update Windows 10 Terbaru dengan Mudah

Bagaimana kira-kira cara update Windows 10 yang terbaru dengan mudah? Terlebih lagi saat ini Microsoft sudah melakukan pembaharuan terhadap sistem operasi yang dimilikinya. Jadi, melakukan pembaharuan dan menggunakan Windows 10 tentu saja wajib untuk Anda pelajari dan ketahui. Hal apa saja yang kira-kira harus dilakukan saat proses pembaharuan?

Saat ini, Windows 10 sendiri menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan masyarakat pengguna gawai khususnya PC. Terlebih lagi ia merupakan produk rilisan perusahaan raksasa Microsoft yang merajai dunia digital khususnya komputer. Namun, biasanya proses pembaharuan pada sistem operasi seringkali menjadi kendala dan masalah tersendiri.

Beberapa orang sering mengabaikan aturan pembaharuan sistem operasi Windows 10. Pasalnya, mereka juga tidak paham bagaimana proses pembaharuan tersebut harus dilakukan dan cara update Windows 10 itu sendiri. Terlebih lagi, banyak orang yang juga tidak memiliki koneksi internet yang memadai di sekitarnya.

Sebagai pengguna setia produk dari Microsoft, tentu saja Anda wajib mengetahui cara update Windows 10 secara tepat. Pada artikel kali ini, Anda akan mengetahui beberapa cara proses pembaharuan Windows 10 agar Anda bisa meningkatkan keamanan PC Anda sekaligus mengatasi beberapa kendala yang terjadi dengan versi Windows 10 terbaru.

Melakukan Pembaharuan Melalui Windows Update

4 Cara Update Windows 10 Terbaru dengan Mudah

Cara update Windows 10 yang pertama bisa Anda lakukan dengan melalui Windows Update. Windows Update dapat dengan mudah Anda temukan di sistem operasi bawaan yang ada pada PC Anda. Jadi, Anda sudah tidak perlu melakukan proses unduhan ulang atau instalasi software baru untuk melakukan update pada Windows.

Namun meski begitu, Anda disarankan untuk menunggu adanya pemberitahuan terlebih dahulu sesaat sebelum melakukan pembaharuan. Mengapa demikian? Apakah proses update tidak bisa dilakukan secara manual saja tanpa harus menunggu adanya pemberitahuan? Sebenarnya Anda bisa melakukan update tanpa harus menunggu adanya notifikasi meski hal tersebut tidak disarankan.

Pasalnya, melakukan update manual tanpa menunggu notifikasi kabarnya akan memberikan peluang besar terhadap bocornya keamanan PC Anda. Jadi, Microsoft menerapkan sebuah aturan pembaharuan otomatis di Windows 10 meski tidak jarang menjadi menjengkelkan. Terlebih lagi jika pembaharuan dilakukan saat Anda sedang memakai PC untuk bekerja.

Cara update Windows 10 menggunakan Windows Update ini sebenarnya merupakan hal sederhana. Anda hanya perlu mengakses menu Settings, kemudian pilihlah tombol Check for Updates. Setelah itu, jika proses pengunduhan telah selesai, Anda bisa melakukan restart pada komputer Anda. Yang pasti, Anda harus bersabar karena biasanya proses pembaharuan akan memakan waktu yang sedikit lebih lama.

Melakukan Pembaharuan Melalui Microsoft Update Catalog

4 Cara Update Windows 10 Terbaru dengan Mudah

Cara melakukan pembaharuan pada Windows 10 yang selanjutnya adalah dengan menggunakan Microsoft Update Catalog. Ya, hampir sama seperti aplikasi yang sebelumnya, Anda bisa melakukan pembaharuan Windows 10 dengan salah satu aplikasi resmi milik Microsoft. Aplikasi ini dijamin kualitas dan keamanannya karena merupakan aplikasi resmi dari Microsoft.

Anda bisa melakukan pembaharuan Windows 10 melalui situs web resmi milik Microsoft Update Catalog. Pada intinya, Microsoft Update Catalog merupakan sebuah situs web resmi yang memungkinkan penggunanya untuk membeli produk-produk tertentu. Kunjungilah situs resmi Microsoft Update Catalog dan masukkanlah file update yang Anda butuhkan.

Pada kasus kali ini, jika Anda ingin melakukan update Windows 10 melalui situs Microsoft Update Catalog, Anda bisa memasukkan kata kunci KB4048955. Setelah itu, akan muncul beberapa file aplikasi yang bisa Anda pilih untuk diunduh. Jika sudah menemukan apa yang Anda butuhkan, pilihlah tombol ‘Download’.

Perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua format file yang berbedar dari Microsoft pada Windows Update. Kedua format yang berbeda tersebut adalah CAB (Cabinet) dan juga MSU (Microsoft Software Update). Jika sekiranya file yang Anda unduh memiliki format CAB, proses pembaharuan dapat dipasang melalui command prompt.

Namun, jika file yang ada memiliki format MCU, Anda tidak perlu pusing lagi tentang cara update Windows 10 mengingat proses instalasinya yang jauh lebih mudah.


Melakukan Pembaharuan Melalui Update Assistant
4 Cara Update Windows 10 Terbaru dengan Mudah

Cara update Windows 10 yang ketiga ialah dengan menggunakan Update Assistant. Banyak orang yang beranggapan bahwa cara yang satu ini merupakan salah satu cara yang paling umum dan juga mudah untuk dilakukan. Ada satu syarat untuk Anda lakukan jika ingin menggunakan fitur ini yaitu koneksi internet yang mumpuni.

Ya, untuk melakukan pembaruan menggunakan Update Assistant, Anda wajib menggunakan koneksi internet agar nantinya proses update bisa berjalan dengan lancar. Untuk alternatifnya, Anda bisa menggunakan jaringan wifi atau juga koneksi internet nirkabel lainnya agar bisa menghemat kuota internet yang Anda miliki

Seperti yang kita ketahui, koneksi tanpa kabel biasanya lebih hemat dalam penggunaan kuota. Pasalnya, ukuran fule untuk pembaharuan Windows 10 juga cukup besar mencapai 2 hingga 4 GB. Lumayan sekali bukan jika Anda harus menggunakan kuota pribadi hanya untuk melakukan update Windows 10?

Pertama tentu Anda harus memiliki Update Assistant. Jika belum memilikinya, Anda bisa mengunduhnya dari situs resmi terpercaya. Versi terbaru dari Update Assistant ini memiliki ukuran yang relatif kecil yaitu sekitar 5 MB. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan backup data dan file penting ketika akan melakukan proses pembaharuan.

Pembaharuan Melalui Media Creation Tool

4 Cara Update Windows 10 Terbaru dengan Mudah

Cara update Windows 10 yang terakhir bisa dilakukan dengan Media Creation Tool atau biasa disebut dan dikenal dengan MCT. Perlu Anda ketahui juga bahwa langkah paling penting yang pertama tentu saja Anda perlu mengunduh dan melakukan pemasangan MCT terlebih dahulu untuk Windows 10 ini.

Jika aplikasi sudah terpasang, Anda bisa langsung menekan tombol ‘Upgrade this PC now’ guna melakukan pengunduhan dan pembaharuan pada file. Tak berhenti sampai di situ saja. Nantinya, Anda akan menemukan laman ketentuan lisensi. Anda hanya perlu menekan tombol ‘Accept’ pada laman tersebut.

Nantinya, MCT akan mulai melakukan pemeriksaan terkait dengan ketersediaan dari versi terbaru Windows 10. Jika sekiranya versi terbaru sudah tersedia, maka aplikasi ini akan mulai mengunduhnya secara otomatis. Akan muncul tab window bertuliskan ‘Ready to install’ di mana selanjutnya Anda bisa memilih tombol ‘Install’.

Jika Anda melakukan update Windows 10 menggunakan MCT ini, jangan lupa untuk memilih opsi ‘Keep personal files and apps’ agar file dan folder penting yang Anda miliki tidak hilang ketika proses pembaharuan sedang dilakukan. Anda tentu tidak ingin bukan jika dokumen-dokumen personal dan penting harus hilang karena pembaharuan yang memakan waktu?

Jangan lupa untuk melakukan ‘Restart’ pada PC Anda meski waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pembaharuan sudah cukup lama. Dari beberapa cara di atas, Anda bisa memilih aplikasi apa yang bisa Anda gunakan sebagai salah satu cara update Windows 10 yang tepat, agar nantinya Anda bisa menikmati semua fitur penting yang diberikan Microsoft pada Windows 10 tersebut.