Selasa, 21 Januari 2020

Ketahui 6 Cara Memahami Konsumen Digital


Ketahui 6 Cara Memahami Konsumen Digital

Dalam berwirausaha ada kalanya Anda harus memahami konsumen agar mengetahui target di pasaran. Dalam hal ini, setidaknya Anda mampu mencari informasi yang luas tentang target pasar Anda. Perilaku konsumen menjadi salah satu informasi yang harus Anda cari seluas mungkin. Dengan pengetahuan inilah Anda mampu menentukan produk apa yang lebih disukai konsumen.

Cara Memahami Konsumen

Istilah pembeli adalah raja memang benar adanya. Dalam hal ini, Anda dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Memberi pelayanan terbaik itu bisa mulai dari merespon pembeli dengan cepat atau memberikan diskon khusus kepada pelanggan. Untuk memahami konsumen secara lebih mendalam, Anda bisa kepoin profil konsumen melalui media sosial. Dengan mengetahui kesukaan mereka, Anda bisa mengambil kesempatan dengan memproduksi barang kesukaan konsumen. Selain cara-cara itu, Anda bisa memahami konsumen dengan cara-cara di bawah ini.

1. Riset Pelanggan Anda

Melakukan riset pelanggan merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum melakukan bisnis, baik secara online maupun offline. Hal ini sangat krusial karena sebagai penjual Anda memerlukan target pasar. Dalam melakukan riset pelanggan, Anda bisa memanfaatkan internet dan media sosial untuk mendapatkan informasi tersebut. Melakukan riset pelanggan melalui internet dijamin bikin bisnis Anda segera berkembang.

2. Mementingkan Keamanan

Dalam melakukan bisnis digital, Anda tentunya membutuhkan koneksi internet yang kuat. Di sini Anda perlu mengutamakan keamanan internet yang digunakan. Di samping itu, Anda juga harus mementingkan keamanan saat bertransaksi. Melalui riset yang dilakukan Accenture menunjukkan bahwa 78% konsumen mementingkan keamanan transaksi dan 60% mementingkan keamanan berselancar di internet. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, maka Anda harus mampu memenuhinya.

3. Bangun Loyalitas

Membangun loyalitas antara perilaku konsumen dan produsen sangatlah penting. Sebagai penjual, Anda tidak hanya meningkatkan kualitas produk saja, akan tetapi Anda memerlukan kepercayaan pelanggan dan sebaliknya. Dalam membangun loyalitas, Anda bisa menggunakan data untuk melacak segmentasi pelanggan. Ketika sudah menemukan data tersebut, Anda bisa mulai membangun loyalitas dengan memberi bonus atau mengucapkan  terimakasih.

4. Brand Engagement

Konsumen digital seringkali melakukan perpindahan dalam membeli suatu barang. Hal ini dikarenakan konsumen mencari produk dan pelayanan terbaik. Selain itu, konsumen juga ingin selalu terkoneksi dan brand tertentu. Bukan berarti konsumen tidak setia, akan tetapi mereka membutuhkan penjual terbaik. Solusi yang dapat Anda gunakan untuk meraih pelanggan ialah dengan melakukan brand engagement. Fokuslah pada pelayanan terbaik dan kualitas terbaik juga.

5. Ketahui Kebutuhan Target

Dalam memikat hati pelanggan bukan hanya dengan melakukan brand engagement. Memiliki brand terkenal bukan berarti menjadi salah satu senjata ampuh, karena milenial sekarang mencari produk berdasarkan kebutuhan. Untuk menjalankan bisnis sesuai dengan harapan, maka Anda harus mengenali secara sungguh-sungguh kebutuhan pelanggan.

6. Consumer Experience

Pengalaman, cerita, dan testimoni produk dianggap lebih penting bagi para milenial, karena menjadi salah satu pertimbangan untuk membeli produk tersebut. Ketika ada testimoni yang unik biasanya akan mempengaruhi pelanggan. Di sisi lain, Anda sebagai penjual pun akan merasa puas dengan testimoni tersebut. Maka dari itu, penting sekali pelanggan membuat testimoni untuk bisnis Anda.

Demikianlah beberapa cara memahami perilaku konsumen digital yang bisa Anda pelajari. Dengan memahaminya, maka Anda bisa memaksimalkan bisnis Anda secara digital agar mampu menjangkau pelanggan yang lebih luas lagi. Good luck!