Sabtu, 25 Mei 2019

6 Hal Penting Dalam Membuat Menu MPASI 6 Bulan

Menu MPASI 6 Bulan harus diperhatikan benar cara membuatnya. Pada usia tersebut, bayi memang sudah mulai tumbuh gigi. Tetapi, usus bayi masih sangat lemah. Itu sebabnya, cara membuat MPASI harus benar-benar diperhatikan. Untuk itu, perlu kiranya Anda membaca lebih seksama hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat menu MPASI 6 bulan.

Usahakan untuk Membuat Sendiri MPASI Bayi Anda

Membuat sendiri MPASI adalah langkah tepat dibanding dengan membeli atau dibuatkan orang lain. Setidaknya, Anda benar-benar tahu apa saja bahan menu MPASI jika Anda membuatnya sendiri. Menariknya, Anda juga akan tahu seperti apa kualitas bahan-bahan makanan tersebut. Hal ini diperlukan untuk mewaspadai banyak hal, termasuk alergi makanan yang terjadi pada bayi.

Buat MPASI untuk Satu Kali Makan

Sebaiknya, Anda memperhatikan porsi MPASI yang Anda buat. Jangan buat MPASI dalam porsi banyak, cukup untuk satu kali makan saja. Biasanya, seseorang sering lupa bayi usia 6 bulan adalah bayi yang masih belajar makan. Makanan utamanya adalah ASI. MPASI sendiri hanya berfungsi sebagai pendamping, bukan makanan utama.

Namun demikian, jika Anda terpaksa membuat MPASI untuk beberapa kali makan, sebaiknya hindari menghangatkannya. Alasannya, panas yang terdapat dalam makanan yang dihangatnya tidak baik untuk bayi. Jika pun Anda harus menghangatkannya, pastikan untuk mengujinya dengan menempelkan sesendok makanan tersebut pada bibir luar bayi.

Perhatikan Kandungan dalam MPASI Bayi Anda

Anda harus memperhatikan benar menu MPASI 6 bulan yang diberikan pada bayi. Tidak disarankan memberikan gula atau garam pada makanan tersebut. Makanan bayi juga tidak disarankan diberi penyedap rasa atau tambahan makanan yang mengandung sodium.

Tambahan pula, Anda tidak disarankan menambahkan madu pada MPASI yang diberikan. Madu disinyalir dapat membuat bayi terserang botulisme atau keracunan makanan. Untuk itu, berikan madu saat usia bayi sudah mencapai satu tahun lebih.

Memberikan bayi makanan yang mengandung nitrat tinggi atau buah yang rasanya terlalu asam juga sebaiknya dihindari. Pemberian makanan yang mengandung nitrat tinggi menyebabkan bayi kekurangan sel darah merah. Sedang buah yang terlalu asam akan membuat pencernaan kurang baik.

Berikan Menu MPASI yang Disarankan

Ada banyak menu MPASI yang cocok diberikan pada bayi. Salah satu di antara menu tersebut adalah Pure Alpukat, Pure Apel, juga Puree Ubi Kuning. Cara membuat masing-masing menu tersebut adalah dengan menghaluskannya dengan blender. Khusus Puree Ubi Kuning, dibuat dengan mengukus ubi, kemudian dihaluskan. Bisa juga memberi tambahan daging cincang atau tahu yang dikukus.

Perhatikan Tekstur MPASI Bayi Anda

Tekstur makanan yang diberikan kepada bayi sebaiknya adalah makanan yang lembut. Pencernaan bayi masih sangat lemah untuk mengolah makanan kasar. Untuk itu, makanan lembut seperti bubur yang tidak terlalu kental akan sangat membantu kinerja alat pencernaan bayi. Jika perlu, blender hingga makanan tersebut benar-benar lembut.

Jangan Paksa Bayi untuk Makan Makanan Padat

Jika bayi usia 6 bulan belum ingin makan selain ASI, sebaiknya Anda tidak memaksanya. Anda hanya perlu melakukan dan memberinya makanan jika bayi menunjukkan tanda tertentu. Tanda tersebut bisa dengan meraih makanan yang tengah Anda makan, atau menunjukkan ekspresi ingin saat melihat orang lain makan. Hal ini dilakukan untuk mencegah agar bayi tidak trauma pada makanan.

Demikian ulasan tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat menu MPASI. Bagaimana? Kini Anda sudah tahu, bukan, apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat menu MPASI 6 bulan?