Jumat, 15 Desember 2017

Pilihan Liburan Berdasarkan Kepribadian

Pilihan Liburan Berdasarkan Kepribadian

Liburan selalu dijadikan alternatif untuk mengisi waktu luang dan melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Liburan yang menyenangkan tentu akan membuat Anda merasakan arti liburan yang sesungguhnya.

Bukan hanya sekedar menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan, Anda harus mengetahui destinasi mana yang akan dituju berdasarkan kepribadian Anda. Melansir dari rd.com,Minggu, 24 Maret 2019 berikut tempat liburan yang cocok untuk kepribadian Anda.

Memiliki Energi tinggi: Buenos Aires, Argentina

Anda disebut kelinci energizer. Anda memiliki dua kecepatan yaitu hidup dan mati. Buenos Aires memiliki destinasi wisata sesuai yang Anda butuhkan yaitu aksi tanpa henti. Dengan arsitekturnya yang indah, seni jalanan yang penuh warna, atraksi budaya, kuliner yang lezat, pemandangan yang luar biasa, dan kehidupan malam yang semarak.

Dari lounge megah hingga milong (ruang-ruang tango) tidak pernah ada momen yang membosankan di kota yang semarak ini. Itu sebabnya itu ada dalam daftar tujuan perjalanan yang semakin populer.

Ingin tahu: Edinburgh, Skotlandia

Rangkaianlorong-lorong sempit yang tampaknya tak berujung, halaman rahasia, taman rahasia, dan permata tersembunyi yang menunggu untuk Anda kunjungi. Edinburgh seperti peta harta karun yang hidup kembali.

Tipe-tipe yang ingin tahu dapat menyalurkan rasa penasaran Anda dalam bagian kunjungan liburan Gilmerton Cove, sebuah jaringan lorong bawah tanah yang diukir dengan tangan dan cerita mitos.

Meskipun ada banyak teori tentang asal dan fungsi gua yang aneh itu, kebenarannya tetap tidak diketahui. Semakin menambah misteri yaitu Kastil Edinburgh, dianggap sebagai salah satu tempat paling berhantu di planet ini.

Santai: Tulum, Meksiko

Jika Anda ingin menghabiskan waktu liburan dengan bersantai Anda bisa mengunjungi Tulum dan mencari pelarian pelarian di tepi laut. Kota pantai ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai. Awali pagi Anda dengan sesi yoga tepi laut di Sanara. Setelah itu, pergilah ke Raw Love untuk smoothie yang menyegarkan.

Biarkan stres Anda memudar dengan pijatan yang memanjakan di Yaan Wellness. Habiskan sore hari bersantai di tempat tidur gantung dengan membaca buku dan hidangan margarita pedas. Ketika hari gelap, biarkan suara ombak mengiringi malam Anda untuk tidur

Petualang: Islandia

Anda terus mencari kegiatan yang menarik jauh dari zona nyaman Anda, jadi mengapa liburan Anda harus berbeda? Dapatkan perjalanan yang menyenangkan ke Islandia.

Pemberani akan senang dengan sensasi yang mendebarkan dari pendakian gletser, gua es, dan salju kiting (pada dasarnya kiteboarding, tetapi untuk iklim yang lebih dingin). Manfaatkan waktu Anda dengan memesan ekspedisi yang didampingi oleh ahlinya. Jangan lewatkan petualangan ekstrem ini di seluruh dunia.

Ekstrovert: Tokyo, Jepang

Kepribadian ini adalah seseorang yang memiliki banyak teman, pandai bersosialisasi. Jika Anda mencari pengalaman baru, surga bagi para ekstrovert ini dipenuhi dengan berbagai atraksi unik, kelezatan kuliner berbintang, dan pilihan hiburan di luar tembok untuk membuat Anda terus terstimulasi.

Suara burung hantu yang terdengar di malam hari akan membuat Anda merasa seperti di rumah untuk memulai percakapan dengan penduduk setempat. Dengan sesama pelancong di Golden Gai, sebuah distrik kehidupan malam legendaris yang terkenal dengan bar-bar kecilnya yang nyaman. Carilah waktu terbaik untuk mengunjungi Tokyo agar Anda menikmati liburan.

Spontan: perjalanan darat Cali

Anda riang, antusias, dan imajinatif. Anda percaya hidup di saat ini dan melihat di mana hari itu akan membuat Anda bahagia. Menurut Anda, ini semua tentang perjalanan, bukan tujuan. Perjalanan klasik Cali adalah liburan ideal untuk tipe spontan.

Mulai di San Diego dan pergi ke utara di Pacific Coast Highway, ini adalah salah satu perjalanan darat klasik. Ada hal menarik lain yang harus Anda lakukan yaitu berkendara dan menikmati pemandangan laut.

Introvert: Cannon Beach, Oregon

Jika Anda lebih suka waktu sendirian daripada pertemuan kelompok, Anda kemungkinan besar adalah seorang introvert. Jiwa mandiri akan menyukai kedamaian dan ketenangan pesisir Oregon.

Dengan pantai-pantainya yang terpencil, pemandangan gunung yang indah, dan jaringan jalan setapak yang luas, Cannon Beach adalah ekspedisi yang cocok untuk Anda. Menghabiskan waktu berjam-jam Anda dengan hiking, menikmati refleksi tenang di air, dan menikmati kesendirian kabin pribadi.

Jumat, 17 November 2017

Uji Coba Smart Technology SUV Almaz di Tengah Pesona Alam Geopark Ciletuh

Setelah diluncurkan di Jakarta pada akhir Februari lalu, Almaz, mobil sport utility vehicle (SUV) pertama Wuling Motors di Indonesia, diuji coba secara nasional di Jawa Barat pada 6-8 Maret ini.

Pada kegiatan test drive bertajuk "Almaz Smart Journey" ini, sebanyak 18 media nasional termasuk Merdeka.com berkesempatan perdana menjajal Wuling Almaz secara maksimal. Disiapkan enam unit Almaz, dan saya berada di unit keenam, Almaz Carnelian (red) bersama dua jurnalis lainnya.

Hujan deras mengawali test drive yang dimulai di diler Wuling Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (6/3). Setelah briefing smart driving dari Sony Susmana, Founder Safety Defensive Consultant Indonesia (SCDI), enam unit Almaz siap dipacu untuk membelah ibukota yang tengah hujan sejak dini hari itu.

Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors, hadir untuk mengibarkan bendera start tanda test drive Almaz dimulai.

"Almaz Smart Journey sarana untuk menghadirkan sensasi berkendara tanpa batas dengan SUV pertama Wuling Motors. Selain mencoba performa Almaza, kami memadukan smart multimedia layar sentuh 10,4 inci sebagai penunjang perjalanan. Kami harapkan rekan media bisa merasakan sebagai pengemudi penumpang dari mobl yang kami namakan smart technology SUV ini," ujar Dian.

Saya memilih menjadi pengemudi di rute pertama Cengkareng-Bogor. Kali pertama melihat mobil ini, Almaz memiliki penampilan eksterior yang menggoda. Dimensinya sebagai medium MPV tampak maskulin dengan desain eksterior kokoh.

Saat duduk di jok pengemudi, balutan semikulitnya terasa nyaman menyentuh bokong. Busanya juga empuk. Setelah menyetel posisi duduk yang nyaman secara elektrik, berikut posisi setir dengan tilt steering (belum telescopic), saya dengan cepat menemukan posisi duduk yang nyaman. Dengan pengawalan polisi, kami melaju di tengah kemacetan pagi ibukota.

Kesan saya, visibilitas mobil ini sangat baik. Anda bisa melihat ke depan dan samping 'tanpa' blind spot signifikan. Sistem kemudi juga ringan, sehingga memudahkan pengendalian mobil. Kemacetan akut di pagi hari menahan laju rombongan. Pada kondisi stop and go begini, fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) sangat membantu. Tinggal menekan tombol A di bawah rem tangan elektrik, maka secara otomatis komputer membaca situasi dan membuat mobil berhenti tanpa harus capek menginjak pedal rem. Tinggal injak pedal gas saja, maka fitur AVH ini akan off, jika kendaraan harus segera berjalan.

Saat melintas di jalan tol Jagorawi, hujan semakin deras. Tapi kabin Almaz memiliki kesenyapan baik. Suara ban dan air minim terdengar. Yang positif juga,
suara atap juga mampu meredam air hujan, padahal atapnya panoramic sunroof. Sistem speaker yang dikembangkan oleh Infinity by Harman, makin membuat suasana kabin Almaz nyaman. Menikmati hiburan secara mewah!

Saya belum bisa memacu mobil dengan kecepatan tinggi dalam kondisi hujan lebat di tol Jagorawi. Tapi dapur pacu 1.5L turbocharged dari Honeywell cukup bertenaga dengan daya maksimum 140 hp dan torsi maksimum 250 Nm, diklaim terbesar di kelasnya sebagai medium SUV. Rombongan test drive sampai di Bogor hampir tengah hari bolong.

Setelah makan siang dan rehat sejenak, kami kembali bergerak. Lewat fitur Wuling Link di headunit berlayar sentuh 10,4 inci (menurut saya besar sekali), tujuan berikutnya, sangat menarik: Pantai Pasir Putih Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat!

Ya, fitur Wuling Link di smart multimedia berlayar 10,4 inci efektif sebagai alat pemandu arah, komunikasi, hingga hiburan musik sepanjang perjalanan.

Menuju Kawasan Geopark Ciletuh

Suasana hujan masih terasa sepanjang perjalanan. Di rute ini, saya berpindah posisi sebagai penumpang depan. Wow, ruangnya sangat lapang buat saya yang berpostur besar dengan tinggi lebih dari 170 cm, terutama leg room-nya. Jika kurang, tinggal memundurkan saja dengan tuas manual (beda dengan jok pengemudi yang elektrik).

Mencicipi tol baru Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Almaz dipacu semaksimal mungkin. Dikemudikan rekan jurnalis lain, saya sempat melihat kecepatan 120-140 kilometer per jam dicapai dengan mudah. Memang saat perlu akselerasi, suara mesin masih masuk ke dalam kabin. Tapi masih bisa ditoleransi.

Kesan saya sebagai penumpang depan, mobil ini sangat stabil, meski dipacu kencang. Kontur betol jalan tol Bocimi, mampu diredam dengan baik sehingga bodi mobil tidak bergerak liar. Body rolling nyaris tidak ada. Mantap!

Mendekati kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, kondisi cuaca mulai membaik dan kami disuguhkan dengan pemandangan memesona. Perpaduan keindahan kawasan perbukitan dan laut yang sering disebut surga tersembunyi di Jawa Barat ini pun membuat kami terpacu untuk mengabadikan momen bersama Almaz. Dan menikmati suasana melalui panoramic sunroof yang ekstensif berukuran hampir satu meter persegi.

Dengan kondisi jalan atraktif, tanjakan tajam dan turunan curam yang disertai tikungan hampir 180 derajat, diperlukan skill mengemudi memang. Kesempatan optimal menguji Almaz hadir di sini. Mesin 1.5L turbocharged yang dipadukan transmisi Continuosly Variable Transmission (CVT)-8 percepatan bekerja maksimal. Menjaga jarak dan momentum, transmisi CVT di mode D sebenarnya cukup mampu membawa mobil besar ini menjelajah kawasan Ciletuh. Namun, jika terasa kurang, geser saja tuasnya ke mode M (manual), semua jadi tidak masalah. Atau bisa juga mencoba mode S (sport) di transmisi CVT-nya.

Fitur hill hold control (HHC) juga optimal di sini, karena mobil tidak mundur saat pedal gas dilepas di tanjakan. Sungguh sebuah petualangan yang menyenangkan: memaksimalkan performa SUV Almaz dengan pesona pemandangan bukit dan lautan lepas!

Semua itu makin terasa mantap, berkat fitur melimpah Almaz, seperti Traction Control System (TCS), Electronic Stability Control (ESC), sistem pengereman ABS, EBD, BA, hingga dual front and side airbag.

Rehat sejenak di Geopark Ciletuh, kami melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ratu untuk menginap. Medan jalan masih sama, tapi malam hari.

Hampir tiada kendaran lain yang lewat. Lampu utama LED projector di bawah, berkombinasi LED future eyes di atas, memberikan penerangan maksimal. Cahaya putihnya memandu kami dengan baik saat melewati banyak tikungan selama perjalanan gelap itu.Keesokan hari, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bandung. Kepadatan lalu lintas di jalur Padalarang menjadi tidak terasa berkat fitur ini: Hill Hold Control (HHC) dan Automatic Vehicle Holding (AVH) yang memudahkan pengemudi saat menghadapi situasi stop and go.

Memasuki tol Pasteur, kami kembali mencoba berakselerasi dan menjajal cruise control, yang diaktifkan di sisi kiri lingkar kemudi Almaz.

Di rute ini, saya menjajal baris kedua Almaz. Harus diakui ruang di baris kedua ini sangat luas baik untuk ruang kaki maupun kepala. Kualitas joknya juga cukup nyaman. Sudut jok bisa diatur lebih rebah untuk beristirahat dengan outlet AC baris kedua. Ruang penyimpanan juga sangat banyak. Panoramic sunroof yang memanjang hingga baris kedua membuat nuansa premium di baris kedua. Kegiatan membaca juga sangat nyaman di sini. Saya beberapa kali terlelap di sini. Mantap!

Total jarak tempuh bersama Smart Technology SUV, dari titik start di Wuling Arista Cengkareng hingga finish di kota Bandung mencapai 426 kilometer. MID mencatat konsumsi bahan bakar berada di level 7,2-7,4 kilometer per liter.

Jumat, 06 Oktober 2017

Pemain Kunci Thunder, "Russell Westbrook" Masuk Buku Sejarah

Russell Westbrook kembali menorehkan tinta emas. Point guard Oklahoma City Thunder itu masuk buku sejarah berkat aksi menawannya ketika mengalahkan Los Angeles Lakers 119-103 pada lanjutan NBA, Rabu (3/4/2019) pagi WIB.

Westbrook membuat triple double dahsyat di laga melawan Lakers. Westbrook membuat 20 poin, 20 rebound dan 21 assists. Dia memastikan raihan tersebut berkat rebound di menit akhir.

Sepanjang sejarah NBA baru ada dua orang pemain yang bisa membuat 20 poin, 20 rebound dan 20 assists dalam satu pertandingan. Satu pemain lain yang pernah melakukannya adalah Wilt Chamberlain.

Namun Chamberlain melakukannya sudah sangat lama sekali. Baru Westbrook yang bisa melakukan di NBA era modern. Chamberlain membuat 22 poin, 25 rebound dan 21 assists pada pertandingan di tahun 1968.

Ini menjadi triple double ke-31 Westbrook di NBA 2018-2019. Westbrook berpeluang membuat rata- rata triple double lagi di NBA musim ini. Dia hanya butuh membuat tiga assists di empat laga tersisa di musim reguler.

Westbrook juga kini menyamai pencapaian Chamberlain sebagai pemain kedua yang paling banyak membuat setidaknya 15 poin, 15 rebound dan 15 assists dalam satu laga. Westbrook dan Chamberlain sudah melakukannya delapan kali. Pemegang rekor terbanyak adalah Oscar Robertson dengan 14 kali.

Sukses Westbrook makin lengkap karena Thunder berhasil mengalahkan Lakers yang turun tanpa LeBron James. Thunder menang setelah mengamuk di kuarter tiga dengan memasukkan 35 poin berbanding 23.

Kamis, 14 September 2017

Masuknya Cahaya Matahari Mampu Membunuh Bakteri pada Debu Rumah

 Ketika siang hari, sering kali kamu bakal menutup tirai di rumah baik untuk menutupi rumah agar tak terlihat langsung dari luar atau juga untuk mencegah cahaya berlebih. Namun ternyata kebiasaan tersebut sebaiknya dihentikan untuk membuat rumahmu lebih sehat.

Walaupun bisa membawa masuk debu ke rumah, membuka jendela dan tirai di rumah juga dapat memiliki manfaat positif yang tak kalah banyaknya. Dilansir dari Science Daily, melakukan hal ini bisa membunuh bakteri yang hinggap di debu dan mampu mengatasi masalah pernapasan yang kamu alami.

Hasil temuan ini berdasar temuan yang dipublikasikan di jurnal Microbiome oleh peneliti dari University of Oregon yang dipimpin Dr. Ashkaan Fahimipour, PhD. Pada penelitian tersebut, peneliti coba menciptakan bakteri pada ruang dengan tiga situasi yang berbeda. Satu pada ruang gelap; dua, pada ruang dengan cahaya yang tampak; serta ketiga pada ruang dengan cahaya ultraviolet.

Setelah 90 hari, data yang didapat dari masing-masing tempat akan dikumpulkan dan dipelajari untuk melihat apakah ada hubungan antara paparan cahaya dengan jumlah bakteri pada debu. Diketahui bahwa bakteri lebih mampu untuk hidup dan bereproduksi di tempat gelap lebih tinggi 12 persen.

Pada ruangan yang terekspos cahaya langsung, sekitar 6,8 persen mampu hidup. Sedangkan pada cahaya ultraviolet, terdapat 6,1 persen bakteri yang mampu hidup.

Bakteri yang berada di tempat gelap ini ini juga berhubungan lebih erat dengan penyakit pernapasan dibanding yang hidup di bawah cahaya. Pada rumah, adanya cahaya yang masuk ini juga dapat memberi vitamin D padamu serta mencegah munculnya masalah pernapasan.

"Hasil temuan kami menyokong kepercayaan kuno yang menyebut bahwa cahaya matahari memiliki potensi untuk membunuh mikroba dan partikel debu, namun kami masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami penyebab perubahan mikroba dalam debu karena paparan cahaya," jelas Fahimipour, pakar biologi eksperimental dan komputasional di universitas tersebut.